Sabtu, 03 Juni 2017

Teknik Membangun Struktur Website yang Kuat dengan Internal Link

Tips membangun internal link

Berikut ini cara-cara yang anda lakukan untuk membangun internal link secara manual tanpa memanfaatkan plugin apapun untuk menciptakan struktur yang baik.

1. Sisipkan dalam konten

Bentuk link terbaik adalah yang berada di antara kalimat-kalimat dalam konten. Pertama, karena terlihat natural. Kedua, pengunjung lebih tertarik untuk mengklik. Ketiga, kaya dengan kata kunci.
Link menuju suatu halaman tertentu maksimal muncul sekali supaya tidak mengganggu pembaca. Lebih baik pasang link ke 2-3 halaman yang berbeda di 1 artikel daripada 2-3 ke halaman yang sama.

2. Gunakan anchor text

Sama seperti backlink, gunakan anchor text untuk menautkan ke setiap internal link. Jangan gunakan frase generik seperti “klik disini”, “halaman ini”, dsb untuk internal link kecuali terpaksa.
Jangan pula menggunakan frase yang terlalu dioptimasi. Sisipkan ke dalam kalimat secara natural supaya kalimat tetap enak dibaca tapi tetap mendeskripsikan link anda.

3. Hindari link menuju halaman berikut

Jangan memasang link ke homepage dari dalam konten karena sudah banyak link di website anda yang menuju homepage. Jangan pula memasang link ke halaman sendiri, percuma.
Halaman lain yang tidak perlu anda optimasi terhadap mesin pencari seperti kontak, tentang, dan peraturan juga tidak perlu ditautkan.

4. Hubungkan halaman yang relevan saja

Internal link yang anda pasang harus ke halaman yang bertopik serupa. Misalnya halaman 1 bertopik resep tahu goreng, halaman 2 bertopik resep tempe goreng, halaman 3 bertopik sepeda motor.
Anda bisa saja menghubungkan halaman 1 dan 2, tapi jangan pernah menghubungkan halaman 3 dengan 1 dan 2.

5. Dofollow

Hati-hati jangan memasang rel=”nofollow” untuk seluruh link yang ada di halaman website anda. Link nofollow dianggap tidak mendistribusikan otoritas halaman ke halaman lain, jadi akan percuma secara SEO.

6. Jangan mengganggu kenyamanan

Hal apapun yang anda lakukan di website anda sebaiknya tidak mengganggu kenyamanan pembaca, termasuk internal link.
Artinya, jangan memasang link terlalu banyak dan jangan memasang link yang tidak relevan.
Seberapa banyak sih terlalu banyak itu? Tergantung dari panjang artikel anda.

7. Batasi jumlah site-wide link

Site-wide link adalah link yang muncul di semua halaman website anda, misalnya link di navigasi header, sidebar, dan footer. Link-link yang kebanyakan ini tidak akan berdampak positif, justru menyebabkan struktur anda jadi kurang bagus dan membuat pengunjung terganggu.

Sumber : http://panduanim.com/struktur-internal-link/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar